Capaian Airlangga Telah Dirasakan Rakyat, Sangat Layak Jadi Pemenang

Henry menandaskan penanganan pandemi dengan terus memerhatikan sektor kesehatan dan ekonomi berhasil mencatatkan hasil positif.

“Sebagai Ketua KPCPEN, Pak Airlangga Hartarto dianggap berhasil membawa Indonesia keluar dari resesi. Dari sisi penanganan pandemi, kebijakan pengetatan mobilitas masyarakat pun berhasil meredam penyebaran virus. Sedangkan sisi ekonomi, beragam kebijakan dan strategi yang dibuatnya juga berhasil membawa ekonomi Indonesia tumbuh 7,07 persen pada kuartal II/2021 dan tertinggi dalam 17 tahun terakhir atau sejak 2004,” ungkap Tenaga Ahli (TA) Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono ini.

Henry mengungkapkan bahwa perbaikan ekonomi nasional lebih disebabkan oleh faktor kesehatan yang diutamakan. Dampak positifnya, roda bisnis berjalan on the right track sehingga investor tak segan menanamkan investasinya.
Demi menjaga daya beli masyarakat tetap tinggi, ungkapnya, pemerintah melalui KPCPEN menerapkan beragam skema bantuan sosial dan insentif. Program tersebut memberikan dampak positif yang mampu mendorong konsumsi.

“Program pemerintah tentunya berguna untuk menjaga kehidupan masyarakat tidak jatuh terlalu dalam agar masyarakat bisa hidup secara subsisten sambil menunggu perbaikan-perbaikan. Ini karena pemerintah Indonesia telah berhasil menurunkan angka kasus positif (positivity rate) Covid-19 yang tercepat di dunia,” beber Henry.

Atas sukses Airlangga sebagai Panglima penanganan Covid-19, maka sudah sangat pas dan tepat, tegas Henry, penghargaan diberikan oleh Priyadarshni Academy Global Award for Outstanding Contribution to National Economic Recovery sebagai wujud pengakuan akan suksesnya penanganan pandemi oleh pemerintah Indonesia.

“Tentunya kita harus akui, berkat tangan dingin Ketua KPCPEN Pak Airlangga, bersama Menteri Pak Jokowi lainnya, Indonesia diakui menjadi salah satu negara terbaik di dunia yang saat itu mampu menurunkan kasus sebesar 58 persen dalam waktu 2 minggu. Ini sesuai penilaian dari lembaga penelitian John Hopkins University. Achievement ini luar biasa yang patut diapresiasi menangani Pandemi dengan tidak meninggalkan sisi ekonomi dan stabilitas politik,” urai Henry.

BERITA REKOMENDASI