Cegah Macet Arus Balik, Menhub Minta Truk Baru Aktif 3 Juli

JAKARTA, KRJOGJA.com – Mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang terjadi pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi mulai hari ini, Kamis (29/6/2017) hingga Minggu 2 Juli 2017, Kementerian Perhubungan mengimbau kepada operator truk untuk menunda operasi. 

Angkutan truk yang tadinya dijadwalkan dapat beroperasi pada Jumat 30 Juni 2017 ditunda jadwal operasionalnya hingga Minggu malam pukul 24.00 WIB atau 2 Juli 2017. Artinya, truk dapat beroperasi pada tanggal 3 Juli 2017 mendatang.

Hari ini, Kemenhub melalui Dirjen Perhubungan Darat telah mengirimkan Surat Edaran (SE) kepada Kakorlantas Polri tentang pengoperasian mobil barang pada saat arus balik. Isinya antara lain melakukan manajemen rekayasa lalu lintas di lapangan melalui pengalihan arus lalu lintas dan pengaturan parkir mobil barang pada kantong-kantong parkir di tempat-tempat tertentu yang tidak mengganggu arus lalu lintas. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa keputusan ini mempertimbangkan adanya peningkatan arus kendaraan dari arah timur menuju ke barat (Jakarta) yang ditandai dengan adanya antrean kendaraan di jalur tol. "Kita liat semalam ada peningkatan trafik kendaraan dari timur ke barat, ditandai dengan adanya antrean panjang di beberapa ruas jalan. 

Untuk antisipasi itu, kami telah berbicara dengan asosiasi truk, Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia (ALFI), Kadin, dan pengusaha swasta lainnya terkait imbauan kami untuk melakukan manajemen operasional truk pada saat puncak arus balik hingga Minggu besok," ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Kamis (29/6/2017). (*)

BERITA REKOMENDASI