Cegah Perempuan Terlibat Terorisme, Ketahanan Keluarga Jadi Kunci

Ratna menilai ketahanan keluarga dan strategi komunikasi yang baik, sangat dibutuhkan sebagai pondasi dan filter dalam pengasuhan anak di keluarga. Terlebih dengan kemajuan teknologi dan informasi saat ini, serta bervariasinya modus-modus kejahatan baru.

Oleh karenanya, orangtua harus bisa menjalin hubungan baik dengan anak, mengawasi dan mengontrol anak, memberikan edukasi, menerapkan pola komunikasi yang terbuka dan mudah dipahami. Kemudian menerapkan pola pengasuhan dengan kesiapsiagaan, dan mendeteksi risiko karena banyak perempuan yang tidak tahu apa saja risiko yang akan ia hadapi, mengingat minimnya pengetahuan.

Ratna mengatakan dalam menangani persoalan terorisme dan radikalisme di Indonesia, pemerintah tentunya tidak bisa bergerak sendiri.

BERITA REKOMENDASI