Cegah WNI Masuk ISIS, Indonesia Bentuk Atase Kepolisian di Turki

NUSA DUA (KRjogja.com) – Banyaknya warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung ke ISIS menjadi pembahasan dalam pertemuan bilateral antara Wakapolri Komjen Syafruddin dengan kepolisian negara Turki di sidang umum Interpol ke-85, Selasa (8/11/2016). Untuk bisa memantau pergerakan WNI yang akan bergabung ataupun sudah bergabung ISIS tersebut, disepakati dibentuk satu atase kepolisian Indonesia di Turki.

 

"Dengan Turki kita meningkatkan kerjasama di dalam penanggulangan terorisme. Kita merencanakan untuk menempatkan satu atase kepolisian di Turki. Kenapa demikian? Karena kita tahu banyak warga negara kita itu yang bergabung dengan ISIS, baik di Suriah maupun di Irak sehingga perlu pantauan yang ekstraketat," kata Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri, Brigjen Johny Asadoma di BNDCC, Nusa Dua, Bali.

Pembentukan atase kepolisian Indonesia di Turki tersebut dilakukan agar bisa lebih memudahkan pemantauan. Pasalnya, Turki dengan Suriah maupun Irak lokasinya cukup berdekatan.

"Untuk itu, kerja sama harus ditingkatkan dan dibutuhkan seorang atase kepolisian yang ditugaskan atau ditempatkan di Turki sehingga setiap kejadian, bukan hanya dideteksi, tetapi langsung di-handle di lapangan oleh atase kepolisian kita tersebut," paparnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan pembahasan kejahatan terorisme menjadi isu penting yang akan dibahas dalam sidang umum Interpol ke-85. Pasalnya, banyak warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam jaringan teroris di Suriah, yakni ISIS.

Tito menerangkan, ISIS merekrut anggota dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi dewasa ini. Oleh karena itu, kerjasama dengan Interpol bisa diharapkan adanya pencegahan dan penegakan hukum.

"Di negara kami orang yang bergabung. Dengan ISIS di Suriah terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Kita harus fokus dan memperhatikan pencegahan dan penegakan hukum," kata Tito pada pidato acara pembukaan sidang umum Interpol ke-85 di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Senin 7 November 2016. (*)

BERITA REKOMENDASI