Cicil KPR Subsidi Bisa Tanpa Syarat Gaji

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah akan meluncurkan skema baru Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi untuk kalangan milenial tanpa syarat batasan gaji. Rencananya, skema ini bakal terbit pada 2019.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan program KPR subsidi ini memiliki sejumlah perbedaan dari program sebelumnya yang bertajuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Pertama, program KPR subsidi untuk milenial tidak mensyaratkan batasan gaji bagi calon debitur. Hal itu berbeda dengan skema FLPP yang memberlakukan batasan gaji maksimal Rp4 juta untuk rumah tapak dan maksimal Rp7 juta untuk rumah susun (rusun).

"Ke depan tidak ada batasan gaji seperti FLPP sekarang ini Rp4-7 juta, kami open. Mau bangun rumah sebesar apapun silakan juga, yang penting mampu buat rumah itu," ucapnya.

Basuki mengungkapkan pembebasan syarat batasan gaji diberikan lantaran banyak milenial yang selama ini terganjal aturan FLPP. Sebab, gajinya di atas Rp4 juta, namun tetap belum mampu membeli rumah dengan KPR komersil dari bank tanpa subsidi pemerintah.

Kedua, tingkat suku bunga dalam skema baru untuk milenial akan kembali diturunkan dari yang berlaku saat ini. Pada skema FLPP, tingkat bunga kredit yang ditetapkan sebesar 5 persen per tahun dalam jangka waktu cicilan maksimum 20 tahun.

"Bunga nanti tidak 5 persen, mungkin akan kami turunkan. Uang mukanya yang sekarang 1 persen dengan Rp4 juta tambahan, nanti akan kami rumuskan lagi," katanya.

Terkait lokasi, ia menjamin kalangan milenial akan bisa mengajukan KPR subsidi untuk rumah di lokasi mana pun, termasuk di Ibu Kota DKI Jakarta. Pasalnya, program KPR subsidi ini juga akan diberlakukan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). (*)

KPR

BERITA REKOMENDASI