Citra Kemenag Tergantung Pelayanan KUA, Benarkah?

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin berpesan agar para pegawai di Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan bisa bekerja maksimal. Keberadaan KUA diakui sangat penting untuk menilai baik buruknya Kementerian Agama (Kemenag).

"Ibarat rumah besar Kemenag, KUA adalah teras atau halaman yang pertama dilihat masyarakat. Baik buruknya Kemenag, juga terkait baik buruknya KUA," ujar Lukman dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (25/7/2019).

Menurut Lukman pemerintah selama ini terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Perkembangan KUA terus membaik, on the track serta mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, seperti Ombudsman," ucap dia.

Lukman meminta karyawan KUA untuk senantiasa mengembang tugas dengan baik dan profesional.

"Yang ingin saya tekanan adalah bentuk rasa syukur kita mestinya mewujud pada kecintaan kita terhadap profesi yang kita emban," kata dia.

Lukman mengatakan, pegawai yang bekerja sesuai dengan cinta dapat menangani masalah dengan baik.

"Saya merasa perlu mengingatkan kita semua untuk bagaimana senantiasa memilihara dan merawat rasa cinta terhadap profesi yang dijalani," ucap dia.

Saat ini, kata Lukman, baru ada 5.945 KUA dari 7 ribu kecamatan yang ada di Indonesia. Lukman mengakui masih terdapat banyak kekurangan anggaran, sarana, prasarana, sumber daya manusia (SDM) yang masih kurang serta masih banyak persoalan yang belum mampu diselesaikan Kemenag.

"Selama kurun waktu 2015-2018 kita sudah melakukan perbaikan sarana dan prasarana untuk 708 KUA melalui skema SBSN. Tahun ini akan menyentuh 128 KUA dan tahun depan sebanyak 228 KUA," kata dia. (*)

BERITA REKOMENDASI