Covid-19 Berisiko Buruk Pada Ekonomi Keluarga

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Calon Bupati Sleman yang diusung Partai Keadilan Sejahtera, Partai Golkar dan Partai NasDem, Sri Muslimatun mengajak warga Sleman untuk menjaga diri agar tidak terpapar virus corona. Sri Muslimatun mengatakan, sikap abai terhadap pencegahan dapat berdampak sistemik terhadap ekonomi, utamanya ekonomi keluarga.

“Kalau tidak serius menjaga diri, semakin lama wabah corona akan berdampak sistemik, mulai dari ekonomi skala kecil seperti ekonomi keluarga,” kata Sri Muslimatun disela kunjungannya di Cepit, Bokoharjo Prambanan, Rabu (14/10/2020).

Menurutnya, jika seseorang terpapar Covid-19 seluruh aktivitasnya lumpuh karena harus menjalani isolasi selama 14 hari. Apalagi, saat ini banyak yang terpapar meski tanpa gejala.

“Selama masa isolasi, semua aktivitas lumpuh tidak produktif. Saya selalu mengingatkan jangan kendor, masing-masing harus menjaga diri agar tidak terpapar dan tidak menjadi sumber penularan,” tegasnya.

Pakar kesehatan masyarakat itu menilai vaksin terbaik saat ini adalah pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setidaknya dengan pencegahan, risiko ambruknya perekonomian dapat ditekan.

“Harus diakui ekonomi keluarga terpukul. Konsumsi rumah tangga hingga daya beli masyarakat akan menurun. Ancaman kemiskinan diprediksi terjadi hingga tahun depan akibat pelemahan aktivitas ekonomi,” tutur dia.

Upaya membendung ancaman kemiskinan dapat dilakukan dengan realisasi pembangunan dari dusun. Pembangunan meliputi sarana dan prasarana hingga infrastruktur dusun. Program ini merupakan fondasi untuk memperkuat ekonomi skala mikro. “Dengan fokus pembangunan mulai dari dusun, program ini akan memberi peluang ekonomi lokal berkembang,” ungkapnya.

Program ‘Mbangun Dusun Nganti Wangun’ merupakan program prioritas Sri Muslimatun bersama pasangannya Amin Purnama (MuliA). “Semua potensi dusun digali agar bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dusun. Kami alokasikan anggaran tiap dusun sebesar 100 juta per tahun,” tutup Sri Muslimatun. (*)

BERITA REKOMENDASI