Covid -19 Melandai, Ditargetkan Wisman 2021 sebesar 1,5 juta Kunjungan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S Uno mengatakan, dengan melandainya kasus covid- 19, menjadi secercah harapan untuk pemulihan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Dengan melandainya covid-19 ini, ada secercah harapan untuk mengubah kelangsungan usaha kegiatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, karena 174,4 juta pekerja pariwisata dunia kehilangan pekerjaan tahun 2020, dari angka tersebut 106,7 juta diantaranya berasal dari Asia Pasifik ” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S Uno, dalam acara Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, secara virtual, di Jakarta, Senin (27/09/2021).

Dengan adanya harapan pemulihan usaha di parekraf ini, maka Kemenparekraf masang berbagai target, misalnya jumlah wisman tahun 2021 diperkirakan akan mencapai 1,5 juta kunjungan dan pada tahun 2022 diperkirakan mencapai 1,8-3,6 juta kunjungan. Sedangkan untuk nilai perolehan nilai devisa pariwisata pada tahun 2021 diperkirakan mencapai 0,26-0,37 miliar dolar AS dan pada tahun 2022 diperkirakan mencapai 0,47-1,7 miliar dolar AS.

Adapun nilai ekspor produk ekonomi kreatif, pada tahun 2021 diperkirakan mencapai Rp 15,95 triliun dan pada tahun 2022 diperkirakan mencapai Rp 16,83 triliun. Sedangkan kontribusi PDB pariwisata pada tahun 2021 mencapai 4,2 persen dan pada tahun 2022 mencapai 4,3 persen.

Sedangkan untuk wisatawan nusantara (wisnus) pada tahun 2021 diperkirakan mencapai 198-220 juta kunjungan dan tahun 2022 diperkirakan mencapai 260-280 juta kunjungan. Adapun jumlah tenaga kerja pariwisata pada tahun 2021 mencapai 14,3 juta orang dan tahun 2022 akan mencapai 14,7 juta orang. Serta jumlah tenaga ekonomi kreatif mencapai 19,19 juta orang tahun 202q dan 19,91 juta orang untuk tahun 2022.

Sedangkan nilai tambah ekonomi kreatif tahun 2021 mencapai Rp 1.191 triliun dan tahun 2022 akan mencapai 1,236 triliun. Menurut Sandi, ada beberapa langkah untuk mencapai pemulihan di sektor parekraf, antara lain peningkatan SDM, inovasi produk dan jasa serta, pemulihan dan perluasan pasar. Revitalisasi destinasi pariwisata dan infrastruktur ekraf serta peningkatan resiliansi dan daya saing usaha.

Lebih lanjut dikatakan Sandi, kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2021, masih sangat rendah, hal ini terlihat dari Januari-Juli 2021 hanya 937,75 ribu dan belum menunjukkan perbaikan. Pada tahun 2020 lalu hanya mencapai 4,05 juta wisman atau turun 75,03 persen dari tahun 2019 yang mencapai 16,11 juta wisman.

Sementara rata rata spending wisman tahun 2020 per kunjungan mencapai 2.165 dolar AS, sementara pada tahun 2019 sebesar 1.145 dolar AS. Adapun PDB ekonomi kreatif pada tahun 2020 mencapai Rp 1.134,9 triliun, dengan estimasi pertumbuhan PDB ekraf tahun 2020 mencapai -2 39 persen.

Sedangkan jumlah tenaga kerja ekraf tahun 202 mencapai 18,76 juta, dengan estimasi penurunan jumlah tenaga kerja sektor ekraf di tahun 2020 mencapai 479,206. Adapun estimasi total nilai ekspor ekonomi kreatif tahun 2020 mencapai 15,06 miliar dolar AS atau mengalami penurunan sebesar 12,93 persen.

Sementara proyeksi devisa pariwisata yang dihasilkan di tahun 2020, jumlahnya menurun 79,15 persen dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 16,9 miliar dolar AS. Sementara untuk wisatawan nusantara, jumlahnya estimasinya sebanyak 198 juta perjalanan atau turun 29,7 persen dibandingkan angka wisnus tahun 2019 yang mencapai 282,9 juta perjalanan.

Sementara spending wisnus pada tahun 2020 mencapai Rp 1,55 juta per kunjungan jauh lebih rendah dari tahun 2019 yang mencapai Rp 2,21 juta. Adapun jumlah tenaga kerja pariwisata selama tahun 2020 turun 6,67 persen dibanding tahun 2019 sebesar 14,96 juta orang. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI