Curi Ilmu dari Impor Alutsista

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk memajukan industri pertahanan agar alat utama sistem senjata (alutsista) bisa diproduksi di dalam negeri. Namun, meski demikian, Ryamizard tidak memungkiri bahwa pemerintah masih akan mengimpor alutsista dari luar negeri.

“Pengadaan alutsista (impor) hanya akan dilakukan apabila teknologi yang diperlukan belum mampu dibuat di dalam negeri,” ujar Ryamizard.

Ryamizard mengatakan, tujuan pemerintah masih mengimpor alutsista dari luar negeri agar industri pertahanan Indonesia bisa belajar membuat teknologi yang lebih maju. “Kita belajar juga. Jadi sambil beli kita buat, kita padukan. Kita harus cerdas, curi ilmu di mana-mana untuk memperkuat (pertahanan),” tuturnya.

Impor alutsista, lanjut Ryamizard, harus mengikuti amanat Undang Undang RI nomor 16 Tahun 2012 tentang industri pertahanan. Menurutnya, setiap mengimpor alutsista Pemerintah Indonesia mengajukan syarat agar teknologi yang dibeli bisa disertai dengan perjanjian transfer of tecnology (TOT). (*)

BERITA REKOMENDASI