Daging Ayam Ras Sumbang Inflasi Mei

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Laju inflasi pada Mei 202 sebesar 0,32 persen atau lebih tinggi bila dibandingkan dengan bulan April 2021 yang mencapai 0,13 persen. Tingginya inflasi pada bulan Mei 2021 ini dipengaruhi peningkatan permintaan komoditas bahan makanan karena bertepatan dengan puasa Ramadan dan Idul Fitri.

“Tingginya permintaan pada bulan Mei 2021 terutama komoditas bahan makanan karena bertepatan dengan adanya puasa dan hari raya,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto di Jakarta, Rabu (02/06/2021).

Dipaparkan komoditas yang menyumbang inflasi yakin daging ayam ras dan tarif angkutan udara dengan andil untuk inflasi masing-masing sebesar 0,04 persen. Komoditas jeruk, daging sapi andilnya kepada inflasi 0,02 persen.

Sementara minyak goreng, emas perhiasan angkutan kota antar provinsi, kelapa dan tiket kereta api andilnya 0,01 persen. Sementara komoditas yang menghambat inflasi atau deflasi yakni cabai merah andilnya 0,07 persen, cabai rawit 0,05 persen.

Dikatakan dari 90 kota yang di survei BPS, 78 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 1,82 persen dan terendah terjadi di Tembilahan sebesar 0,01 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Timika sebesar 0,83 persen dengan dan terendah terjadi di Palembang sebesar 0,02 persen.

Lebihlanjut dipaparkan Setianto, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,38 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,52 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,27 persen.

Ada pula kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen, kelompok transportasi sebesar 0,71 persen, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,12 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,44 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,59 persen.

Sementara tingkat inflasi tahun kalender (Januari – Mei) 2021 sebesar 0,90 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 1,68 persen. Sedangkan komponen inti pada Mei 2021 mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari – Mei) 2021 sebesar 0,61 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 1,37 persen. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI