Dedi Mulyadi Ingin Tertibkan Keramba Apung

Editor: Ivan Aditya

PURWAKARTA (KRjogja.com) – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi angkat bicara terkait penangkapan terduga teroris di Keramba Jaring Apung (KJA) Waduk Jatiluhur, Minggu 25 Desember 2016 lalu. Menurut Dedi,  kawasan KJA tersebut memang perlu dilakukan penertiban.

Dia menjelaskan, puhaknya sebenarnya sudah memberikan masukan sejak jauh haripada Perum Jasa Tirta II Jatiluhur agar sesegera mungkin melakukan pembersihan terhadap KJA yang berada di waduk terbesar di Indonesia tersebut.

“Sejak beberapa minggu lalu saya katakan bahwa pembersihan KJA harus dilakukan secepatnya. Hilir mudik manusia karena keberadaan KJA ini sudah tidak bisa terkontrol dengan baik, akibatnya dimanfaatkan oleh mereka yang ingin berbuat jahat,” ungkap Dedi.

Perum Jasa Tirta II Jatiluhur sebelumnya pernah merilis data pada Pemkab Purwakarta terkait jumlah KJA di waduk Jatiluhur. Saat ini, sebanyak 24.000 KJA kini mengapung di waduk tersebut. Sementara batas maksimal KJA yang diperbolehkan hanya 4.000 KJA. (*)

BERITA REKOMENDASI