Deklarasi Kampanye Damai Harus Dilandasi Kesantunan dan Semangat Persaudaraan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kampanye damai Pilres 2019 yang dideklarasikan oleh pasangan Capres Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi pekan lalu banyak mendapat tanggapan serta penilaian positif sejumlah kalangan. Menurut anggota komisi 1 DPR RI fraksi Gerindra, Andika Pandu Puragabaya, bahwa  substansi utama dari deklarasi kampanye pemilu damai adalah menggugah kesadaran semua stakeholder pemilu agar bertanggung jawab atas pelaksanaan kampanye yang damai dan tertib.

Dirinya menyampaikan apresiasi kepada capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang sudah dengan tegas mendorong kampanye yang mengedukasi dan penuh semangat kekeluargaan. Ia juga berharap semangat yang diusung kedua capres tersebut turut pula diwujudkan oleh peserta pemilu yang lain, termasuk para pendukung dan relawannya.

"Saya berharap semua dapat melaksanakan kampanye yang penuh kesantunan, semangat persaudaraan serta penuh kedamaian kendati memiliki beda pilihan. Semua memiliki hak untuk mendukung sekaligus memilih capres sesuai pandangan yang terbaik bagi dirinya," terang Andika Pandu.

Ditambahkannya, dengan deklarasi kampanye damai, ia mengajak semua pihak untuk melaksanakan kampanye Pemilu 2019 dalam semangat penuh kedamaian, edukasi, dan mewujudkan kedaulatan pemilu.

“Intinya, jangan mudah atau gampang terpecah belah dan diadu domba. Harus kritis terhadap semua informasi yang ada. Terlebih lagi saya sangat berharap seluruh aparatur untuk tetap bersikap netral, tidak berpolitik. Hal ini mengingat masyarakat sudah cukup pintar sehingga tak akan bisa ditekan, dipaksa apalagi dibujuk rayu (dibohongi),” sambungnya.

Andika Pandu juga memaparkan, bahwasannya kampanye juga diharapkan meneguhkan komitmen terhadap dasar negara Pancasila kemudian untuk NKRI dan UUD 1945.

“Tak kalah penting menyingkapi deklarasi kampanye damai adalah untuk mengedepankan keguyuban. Jangan gampang terpancing dan terprovokasi. Jaga ketentraman. Semua masyarakat bebas untuk menentukan pilihannya, mana calon pemimpin yang sesuai harapannya, yang mampu berpihak pada keadilan serta kemakmuran warga negaranya, “ tandas Andika Pandu. (*)

BERITA REKOMENDASI