Demi Helmi, Caesar Hito Bela-belain Nonton Drakor

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Berperan menjadi seorang pendendam ternyata bukan hal yang mudah dilakukan bagi seorang Immanuel Caesar Hito. Karakter jahat yang dimainkan perlu pendalaman baginya, karena selama ini Caesar Hito sering berperan sebagai tokoh protagonis. Untuk dapat menghayati perannya itu, Caesar Hito mengaku banyak belajar dari drama Korea (drakor).

“Sekarang dendamnya pun beda dengan versi film. Sinopsi lihat di YouTube, untuk  pengembangannya nonton drakor atau drama TV tentang bagaimana memainkan karakter pendendam tanpa diketahui oleh targetnya,” ungkap Caesar Hito berbagi pengalaman dalam bermain Sinetron Badai Pasti Berlalu yang tayang di SCTV baru-baru ini.

Dalam Badai Pasti Berlalu, Caesar Hito berperan sebagai Helmi. Tokoh ini diceritakan sebagai seorang bodyguard yang kemana-mana harus mengawal Sisca (Michelle Ziudith) anak dari konglomerat bernama Dicky (Teuku Ryan).

Niat awal Helmi sebenarnya ingin membalas dendam kepada Dicky yang telah menghamili dan membunuh adik kandunya, Valen (Dinda Mahira). Namun dendam Helmi kepada keluarga Dicky berubah setelah melihat kecantikan Sisca.

“Untuk karakter Helmi, jujur versi novel belum baca, yang versi film sudah dicari-cari sumbernya juga tidak ada. Karena tidak sama dengan film, jadi harus disesuaikan dengan milenial,” tambahnya.

Walau sulit pada awal namun Caesar Hito mengaku kini telah menemukan karakter Helmi seperti yang diinginkan sutradara. Terlebih lawan akting Caesar Hito dalam sinetron ini adalah Michelle Ziudith yang selama ini keduanya diketahui telah sering terlibat main bareng.

Michelle Ziudith sendiri mengaku tak kesulitan memerankan Sisca yang merupakan anak orang kaya. Sebagai pemeran utama yang cintanya diperebutkan oleh Helmi dan Leo (Stefan William), tentunya penokohan itu tak begitu sulit baginya.

“Melakukan workshop sama karakter yang bekaitan skanario dengan Helmi dan Leo. Sering ngobrol nanti euforianya ketemu saat Sisca dan Helmi bertemu,” kata Michelle Ziudith.

Sedangkan Stefan William, bermain dalam Badai Pasti Berlalu menurutnya penuh akan tantangan. Syuting di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur merupakan saat yang paling berkesan karena banyak adegan yang mengharuskan ia berenang di pantai sampai-sampai tubuhnya tersengat ubur-ubur.

“Banyak adegan di pantai maupun kolam, sampai tersengat ubur-ubur. Nyengatnya milih di dada, pokoknya seru,” kata Stefan William.

Sinetron Badai Pasti Berlalu tayangkan perdana di SCTV Senin (24/05/2021) beberapa hari lalu. Sinetron ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Marga T. Ini merupakan kali pertama Badai Pasti Berlalu diangkat ke layar sinetron. (Van)

BERITA REKOMENDASI