Desa Condongcatur Pecahkan Rekor MURI Kirab 1.000 Tumpeng

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemerintah Desa Condongcatur Sleman berhasil memecahkan rekor MURI mengirab 1.000 tumpeng, Minggu (01/03/2020). Sebanyak 1.000 tumpeng tersebut dibawa oleh 1.000 bregada dengan mengirabnya dari Balai Desa Condongcatur menuju Taman Kuliner yang berjarak sekitar 1 km.

Kepala Desa Condongcatur, Reno Candra Sangaji yang melepas langsung kirab budaya ini mangatakan persiapan pemecahan rekor MURI ini telah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Ia mengungkapkan sejak dari persiapan sampai pelaksanaan seluruhnya dilakukan oleh warga Condongcatur.

“Ini menjadi sangat luar biasa karena seluruhnya dilakukan oleh warga Condongcatur. Yang membanggakan lagi, rekor mengirab 1.000 tumpeng yang dibawa 1.000 bregada ini merupakan pertama di tanah air bahkan dunia,” ungkap Reno Candra Sangaji.

Momentun tanggal 1 Maret dipilih sebagai waktu pelaksanaan pemecahan rekor MURI kirab 1.000 tumpeng. Hal ini bertujuan agar masyarakat Desa Condongcatur selalu mengenang peristiwa bersejarah Serangan Umum yang pernah terjadi 71 tahun lalu di Yogya.

Selain itu dalam kesempatan ini Reno Candra Sangaji menyatakan seluruh warga Condongcatur terus berkomitmen mendukung Keistimewaan DIY. Hal itu diwujudkan dengan terus melestarikan kesenian daerah, salah satunya menggelar kegiatan-kegiatan budaya di desa ini.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah desa maupun warga Desa Condongcatur. Menurutnya dengan kegiatan seperti ini selain melestarikan budaya juga memupuk semangat persatuan dan kesatuan.

“Persatuan dan kesatuan harus kita jaga. Melalui kirab budaya ini warga Sleman dapat semakin bersatu untuk majukan bangsa dan negara,” tegasnya.

Sebanyak 1.000 tumpeng yang dikirab dibuat oleh warga dari 18 pedukuhan yang ada di Condongcatur, dimana setiap pedukuhan membuat 58 tumpeng. Dalam kirab ini ditampilkan dua gunungan setinggi 2 meter berisi sembako, buah-buahan dan sayuran yang dibuat oleh para pedagang di Pasar Kolombo Pasar Jalan Kaliurang. (*)

BERITA TERKAIT