Dewan Bakal Periksa Surat Pemecatan Helmy Yahya

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komisi I DPR akan memanggil seluruh Dewan Pengawas (dewas) dan Direksi TVRI untuk meminta keterangan terkait keputusan pemecatan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya pekan depan. Pemanggilan ini rencananya akan dilakukan Rabu (22/01/2020).

Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan, pihaknya juga akan memeriksa prosedur surat pemecatan kepada Helmy. Ia sendiri mengaku terkejut karena kabar pemecatan itu muncul mendadak.

"Kami akan panggil dan periksa apakah surat pemecatan itu sesuai aturan atau tidak, dan kesalahannya di mana saja. Saya juga agak kaget kok tiba-tiba dipecat," ujar Dave.

Kabar pemberhentian Helmy Yahya sebagai Direktur Utama sebelumnya beredar sejak Rabu (16/01/2020) malam. Sejumlah pegawai sempat memprotes pemecatan Helmy. Bahkan, pegawai sempat menyegel ruangan dewas usai mendengar kabar pemecatan Helmy.

Selain dewas dan jajaran direksi, kata Dave, Komisi I DPR juga akan memanggil serikat karyawan TVRI. Para anggota serikat akan diminta keterangan terkait pemecatan Helmy.

"Kami juga undang serikat karyawan sehingga bisa mendengar dari semuanya. Kalau memang dewas melebihi wewenang, kami ambil tindakan," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI