Dewan tak ‘Mengamini’ Covid-19 Berdampak Pada Krisis Pangan

JAKARTA, KRJOGJA.com -Sejumlah anggota DPR RI tidak ‘mengamini’ atas peringatan dari sejumlah organisasi dunia yang bergerak di bidang pangan bahwa sebagai dampak terjadinya pandemi Covid-19, berpotensi memunculkan krisis pangan baru yang berpengaruh terhadap ketahanan pangan suatu negara.

Anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Golkar DPR-RI Panggah Susanto mengatakan, belum melihat saat ini terjadi krisis di bidang pangan. “Namun, saya tidak menampik terjadinya penurunan tajam harga sejumlah komoditi pangan di beberapa daerah di Indonesia,” tuturnya di Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Ia menyebutkan beberapa produk pangan yang harganya turun tajam di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Pekalongan, Temanggung, Pemalang, sampai Purworejo. Di daerah yang berada di Jawa Tengah itu, menurut Panggah, harga singkong (ketela), dan juga kopi mengalami penurunan. Bahkan dapat dikatakan harga produk pangan tersebut tidak ada harganya.

“Namun, kami tidak melihat kondisi tersebut berdampak pada terjadinya krisis pangan karena masyarakat masih dapat mencari produk substitusi pangan. Kendati bukan termasuk produk pangan,” tutur Panggah dengan menyebutkan, harga tembakau juga mengalami penurunan.

BERITA REKOMENDASI