Dibuka Lomba Menciptakan Lagu Anak Indonesia, Begini Komentar Mendikbud

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, menyatakan, masa anak-anak adalah periode emas dan merupakan hak anak untuk dijalankan secara wajar.

“Lagu-lagu anak Indonesia yang tepat dan sesuai dengan usia emosi jiwa anak adalah media penting untuk membantu anak-anak Indonesia tumbuh, berkembang secara wajar dan membentuk identitas diri sebagai anak Indonesia,” jelas Mendikbud Nadiem Anwar Makarim,dalam sambutan pada Webinar ” Lomba Menyanyikan & Mencipta Lagu Anak Indonesia Kita Cinta Lagu Anak Indonesia – KILA Lomba Menyanyikan & Mencipta Lagu Anak Indonesia ” di Jakarta,Rabu (29/7 2020)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Perfilman Musik dan Media Baru bersama dengan KITA Indonesia menyelenggarakan Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA).

KILA bertujuan merangkul anak-anak Indonesia usia 3-12 tahun untuk aktif, kreatif, riang dan gembira melalui lagu anak Indonesia. Ini adalah upaya untuk mengembalikan masa anak-anak untuk berkembang secara wajar, memupuk jati diri dengan mengenal dan menyanyikan lagu anak berbahasa Indonesia, dan tidak meniru perilaku orang dewasa dengan menyanyikan lagu mereka. Lagu anak Indonesia merupakan media untuk membantu mereka akrab dengan identitasnya, menumbuhkan rasa percaya diri dan bangga sebagai anak Indonesia.

Keadaan saat ini telah mengubah semua lini proses pembelajaran ada pada jalur daring/online dan semakin melekatkan anak-anak pada perangkat digital dari pagi hingga petang. Batas-batas antara saat belajar dan bermain secara online/digital semakin kabur, sementara fasilitas bermain di luar pun sangat terbatas terutama saat pandemi ini. Riset mengindikasikan bahwa dalam sehari, anak-anak menghabiskan waktu rata-rata 6,5 jam bermain gawai.

BERITA REKOMENDASI