Dilla Fadiela dari DIY Putri Perdamaian

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sonia Fergina Citra, finalis asal Bangka Belitung berhasil meraih gelar Puteri Indonesia 2018 dan berhasil menyisihkan 38 finalis lain dalam malam final Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2018 yang berlangsung di Jakarta Convention Centre.

Runner up 1 atau Puteri Indonesia Lingkungan dipegang oleh Vania Fitryanti asal Banten, dan Runner up 2 atau Puteri Indonesia Pariwisata diraih oleh Wilda Octaviana asal Kalimantan Barat. Sementara itu, DIY Yogyakarta dinobatkan sebagai Puteri Perdamaian. 

Malam final PPI 2018 terbilang istimewa sebab tiga 'ratu dunia' kecantikan turut menghadiri perhelatan akbar tahunan ini. Tak hanya Miss Universe 2017, tapi juga turut hadir Jenny Kim, Miss Supranational 2017 dan Kevin Lilliana, Miss International 2017. 

Pemegang gelar Puteri Indonesia 2018 nantinya berhak melaju dalam laga Miss Universe 2018.  Sebelumnya, Bunga Jelitha mengungkapkan siapapun yang akan menerima mahkota Puteri Indonesia, ia dapat mengemban tanggung jawab dan tugasnya. Selain itu, pemenang juga diharapkan dapat mengharumkan Indonesia di ajang internasional. 

"Pengalaman sangat berharga (saat terpilih sebagai Puteri Indonesia). 31 Maret tahun lalu hidup saya berubah, yang tadinya seorang model. Saya harus keluar dari zona nyaman. Itu sulit tapi saya belajar," kata Bunga dalam kesempatan konferensi pers jelang malam final. 

"Dari komentar-komentar negatif saya belajar. Terima kasih pageant lovers semua. Saya berharap Puteri Indonesia bisa menjalankan tugas dengan baik."

Salah satu juri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani . Selain Menko Puan, tampak beberapa juri Grand Final Pemilihan Putri Indonesia 2018 adalah Menteri maupun Kepala Lembaga, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. 

Dalam proses penjurian, salah satu finalis Putri Indonesia dari D.I Yogyakarta, Dilla Fadiela mendapat kesempatan menjawab pertanyaan dari Menko Puan.  "Selamat kepada 6 (enam) putri yang sudah masuk ke enam besar. Deg-degan semua?", tanya Menko PMK Puan Maharani.

Selanjutnya Menko Puan menyampaikan pertanyaan yang disebut merupakan pertanyaan yang berasal dari BNN (Badan Narkotika Nasional). 

"Jadi pertanyaannya dari Bapak Ali Johardi, dari BNN. Ganja adalah salah satu tumbuhan zat adiktif yang dikenal paling umum di negara kita. Sekiranya saja di lingkungan keluarga dekat Anda pemakai ganja, bagaimana Anda bisa mendeteksinya. Silahkan", tanya Menko Puan. 

Mendengar pertanyaan dari Menko Puan, Dilla Fadiela langsung memberikan jawaban. 

"Yang saya dapati jika seseorang itu mengonsumsi ganja adalah biasanya dia terlihat gelisah dan mudah cemas. Kemudian dia akan tidak bisa bekerja secara dengan baik, lalu dia juga mudah lupa, dan biasanya segala hal yang dia kerjakan tidak mudah konsentrasi", ujar Dilla menjawab pertanyaan Menko PMK. (Ati)

 

 

BERITA REKOMENDASI