Diminta Ganti Komoditas Tanam, Petani Tembakau Dapat Tekanan

JAKARTA (KRjogja.com) – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indonesia meminta para petani, khususnya petani tembakau, agar tidak khawatir terhadap adanya tekanan agar petani tersebut mengganti komoditi pertanian yang ditanam.

Ketua Umum KNTA Indonesia Winarno Tohir mengatakan, dirinya mendapatkan laporan para petani tembakau mendapatkan intimidasi agar mengganti komoditi pertanian dari tembakau ke komoditi yang lain.

“Saya mendengar petani tembakau di desak beberapa pihak untuk beralih komoditi dengan tanaman lain. Kita (petani) paham betul soal apa yang sebaiknya dan tidak untuk ditanam. Petani tembakau jangan khawatir," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (24/9/2016) malam.

Menurut dia, petani mendapatkan perlindungan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dalam hal kebebasan memilih komoditi pertanian. Adanya UU ini memberikan jaminan kepada petani untuk bebas menanam jenis komoditi apapun yang diinginkan, dan bebas dari paksaan.

“Ada penangkal yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman. Petani punya hak atas pilihan komoditi,” lanjut dia. (*)

BERITA REKOMENDASI