Din Syamsuddin Mundur dari Utusan Khusus Jokowi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyampaikan langsung pengunduran dirinya, sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban kepada Presiden Joko Widodo. Dia menyatakan mengambil keputusan itu karena merasa tidak leluasa dalam menjalankan tugas lantaran sensitivitas politik yang demikian tinggi di Pemilu dan Pilpres 2019.

"Di tengah jalan saya sampaikan saya kesulitan, begitu mau merajut kebersamaan, dibilang 'lu orang sana, lu orang dia'. Jadi kan tidak bagus. Sekarang menjadi tidak mudah karena sudah ada sensitivitas politik yang tinggi karena Pilpres," kata Din.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan tertutup sekitar 30 menit bersama Jokowi di Istana Merdeka hari ini. Din menyatakan pengunduran diri telah disampaikan secara tertulis sejak 21 September. Namun, dia baru berkesempatan menyampaikan langsung sore ini.

"Silaturahmi dan menyampaikan pengunduran diri sebagai utusan presiden. Alhamdulillah beliau sudah baca dan dapat memahami maksudnya apalagi setelah saya sampaikan lisan tadi," ujar Din.

Dalam pertemuan itu, Din menjelaskan pengunduran dirinya demi kemashalatan umat dan menunaikan tugasnya selama ini yang berkaitan dengan masyarakat lintas agama dengan pandangan masing-masing, terutama jelang Pilpres 2019. (*)

BERITA REKOMENDASI