Disela Kesibukan Haedar Menulis Buku

BENGKULU, KRJOGJA.com – Di tengah kesibukan memimpin Persyarikatan Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir masih menyempatkan menulis buku. Dalam waktu empat bulan terakhir saat menunggu pesawat, di pesawat atau di sela waktu yang lain ketika ke daerah-daerah Haedar menghasilkan buku berjudul 'Indonesia dan Keindonesiaan'. 

”Membaca dan menulis itu bikin otak menjadi segar," kata Haedar Nashir dalam launching buku di Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Rabu (13/2/2019) malam. Salah satu catatan penting dalam buku yang diterbitkan Suara Muhammadiyah tersebut adalah menilai kecintaan terhadap Indonesia yang harus ditunjukkan melalui perbuatan nyata, bukan sekadar klaim atau retorika. 

“Ini merupakan tulisan yang saya kumpulkan, yang saya tulis di sela-sela kesibukan. Sembari menunggu jam terbang pesawat di bandara atau di stasiun,” ucap Haedar. 

Karenanya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini berpesan, agar generasi milenial memiliki kebiasaan membaca dan menulis. Sebab ini merupakan wahyu Allah SWT pertama yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.

Jika generasi muda terus digalakkan untuk membaca dan menulis, Haedar optimis rangsangan itu akan menjadi suatu kekuatan yang berkemajuan.

“Jika kita semua punya tradisi membaca dan menulis, untuk menghadirkan Indonesia yang berkemajuan bukan lah suatu yang niscaya,” ucap Haedar. 

Selain dihadiri mahasiswa dan Angkatan Muda Muhammadiyah, juga hadir ketua PP Muhammadiyah Prof Yunahar Ilyas, bendahara umum PP Muhammadiyah Dr Suyatno, Marpuji Ali, ketua PP Aisyiyah  Siti Noordjanah, Ketua PWM Syaifullah dan lainnya. Sebagai pembedah adalah Ledyawati Dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan Tatang Badrun Taman dari Kantor Staf Presiden Deputi Komunikasi Politik. (Fsy)

BERITA REKOMENDASI