Disiapkan Jadi Tempat Transit Wisatawan

DONGGALA, KRJOGJA.com – Musala dan Taman Pengajian Al-Mansyurin di Jalan Karang Ria Kelurahan Labuan Bajo Kecamatan Benawa Donggala, bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat sekitar, tetapi juga disiapkan sebagai tempat transit wisatawan dan para musafir.  

Lokasi gedung ini memang tidak jauh dari pantai Tanjung Karang, bahkan berada di tepi jalan menuju objek wisata yang indah di Donggala, sekitar 2 km. Juga tidak jauh dari jalan Trans Sulawesi. Karena itu untuk keperluan salat, menginap atau santai sejenak, para wisatawan dan musafir bisa memanfaatkan gedung ini. 

Gedung yang dibangun dengan dana bantuan pembaca KR sebesar Rp 271.174.000 ini terdiri dua lantai. Lantai atas berupa ruangan memanjang berlantai granit untuk salat, pengajian, atau kegiatan TPA. Sedang di lantai bawah terdapat 4 ruang. Terdiri ruang kantor, kamar ustad, kamar tamu, dan kamar terbuka untuk santai.  

"Kamar tamu hanya untuk tamu yang ingin menginap. Tidak boleh untuk lainnya," kata H Hamka, ketua panitia pembangunan yang juga pengasuh pengajian. 

Karena disiapkan sebagai tempat tranait, maka dilengkapi 3 toilet.  Sedang tempat wudhu ada di depan maupun belakang. Lokasi gedung ini di pantai, sehingga belakangnya sudah berupa laut teluk Palu. Di belakang gedung ini banyak bersandar perahu nelayan. Tak jauh dari situ terdapat tempat pelelangan ikan (TPI).  

Karena masih ada lahan kosong, menurut Hamka, di bagian belakang akan dibuat tempat santai. Dari situ bisa untuk melihat aktivitas nelayan. Sedang jika memandang jauh ke laut terlihat daratan kawasan pantai barat Donggala. Kalau pagi juga bisa melihat matahari terbit. Juga bisa digunakan untuk foto-foto.

"Insya Allah tempat ini nanti akan menjadi jujugan para wisatawan untuk salat, istirahat, atau mandi. Nanti akan kami pasang plang di sini agar mereka yang lewat tahu," kata Hamka. 

Saat ini pembangunan gedung tersebut belum selesai. Masih perlu beberapa finishing, antara lain pagar balkon, tangga, dan pembuatan tiga kamar kecil. "Kalau ruang utama di atas susah selesai, bahkan sudah digunakan untuk pengajian dan kegiatan TPA anak-anak," kata Hamka. 

Ditargetkan akhir Desember ini sudah selesai, sehingga wisatawan liburan sekolah maupun tahun baru bisa segera memanfaatkannya. (Fie) 

BERITA REKOMENDASI