Ditjen Pajak Kejar Facebook dan Twitter

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) mengaku pihaknya masih mengejar penyedia layanan digital (over the top/OTT) lainnya, seperti Facebook dan Twitter.

"Mereka sudah sepakat dan sudah on going (berlangsung), sekarang tahap finalisasi," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi.

Menurut Ken, DJP Kemenkeu tidak membeda-bedakan tarif pajak terhadap masing-masing OTT, sehingga bila melihat Google akhirnya mau membayar pajak, maka tentu Facebook dan Twitter harus mengikuti aturan yang sama.

Seperti diketahui, Google akhirnya telah membayar pajak PPh dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tahun 2015 hari ini yang dibayarkan langsung dari Amerika Serikat (AS). Pembayaran ini dilakukan melalui enam billing. (*)

BERITA REKOMENDASI