DIY Berstatus Siaga-Tanggap Darurat Kekeringan

YOGYA,KRJOGJAcom- Tiga kabupaten di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menetapkan status darurat kekeringan. Rinciannya, Kabupaten Kulonprogo berstatus tanggap darurat, dan Bantul serta Gunungkidul berstatus siaga kekeringan.

"Bupati Kulonprogo telah mengeluarkan surat keputusan status tanggap darurat dengan nomor 311/B/2019 dengan jangka waktu mulai tgl 9 September 2019 sampai dengan 31 Oktober 2019," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana dalam keterangannya, Senin (30/09/19).

Sementara itu Bupati Bantul telah mengeluarkan surat keputusan status siaga darurat pada tanggal 12 Juli 2019 dengan nomor 331/2019. Berisi bahwa status siaga darurat terhitung mulai tanggal 15 Juli 2019 sampai dengan 15 Desember 2019.

Kemudian Bupati Gunungkidul telah mengeluarkan surat keputusan status siaga darurat pada tanggal 9 Mei 2019 dengan nomor 153/KPTS/2019 yang berisikan bahwa status siaga darurat kekeringan dimulai sejak tanggal 2 Mei 2019 sampai dengan 31 Oktober 2019.

Biwara menjelaskan, Pusdalops BPBD DIY telah melakukan koordinasi dengan berbagai intsansi yang berkaitan dengan kekeringan, khususnya BPBD Gunungkidul, BPBD Bantul, BPBD Kulon Progo dan BPBD Sleman, untuk melakukan pendataan wilayah potensi terdampak. "Bahwa sampai dengan saat ini yang telah melakukan kegiatan droping air terdiri di beberapa wilayah," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah melakukan penyaluran air bersih oleh BPBD Kabupaten dan Tagana Dinas Sosial, PMI, pihak swasta, juga beberapa pihak donatur turut berperan membantu biaya oprasional dan penyaluran air. (Ive)
 

 

BERITA REKOMENDASI