Dosen Asing Tingkatkan Kualitas Kampus di Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com – Rektor Universitas Terbuka (UT) Ojat Darojat di Jakarta,Kamis (8/8 2019) mendukung regulasi pemerintah mendatangkan rektor dan dosen asing di perguruan tinggi Indonesia karena bisa meningkatkan kualitas  kampus di Indonesia.

"Wacana ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pada perguruan tinggi (PT). Adanya dosen asing ini suatu hal yang positif. Selain bisa menaikkan rangking perguruan tinggi itu. Bisa juga meningkatkan kualitas kampus tersebut," ujar Odjat

Dia menuturkan, adanya dosen asing bisa mensejajarkan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia dengan di negara-negara maju lainnya. Dan juga nantinya bersinergi antara dosen asing dan dosen lainnya. "Kalau persaingan mungkin tak ada. Yang ada nantinya bisa bersinergi dan harmonis antara dosen asing dan dosen kita," ujarnya.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan harusnya masyarakat Indonesia melihat manfaat positif dari rencana perekrutan dosen dan rektor asing tersebut. "Sering, banyak yang merespons dengan ketakutan, lalu ada yang menganggap nanti liberal lah, padahal hanya untuk meningkatkan daya saing, sekarang kan eranya persaingan,” ungkapnya .

Ia berharap dengan dilaksanakannya kebijakan itu bisa meningkatkan daya saing antara tenaga pengajar dan berujung pada peningkatan mutu pendidikan serta sumber daya manusia yang dihasilkan.

“Contohnya King Fahd University of Petroleum and Minerals, sebelum tahun 2005 peringkat mereka di 800 besar dunia, tapi sekarang sudah masuk 500 besar. Kenapa? Ternyata karena 40 persen dosen mereka dari asing,” ujarnya.

“Jangan lalu dilebih-lebihkan soal marwah bangsa, nasionalisme akan tetap dijaga. Kalau dilihat di negara lain mereka rekrut tenaga pengajar asing lalu langsung jadi liberal kan tidak. Kita harus membuka diri, jangan tertutup untuk bersaing scara global,” ajak Nasir. (Ati)

BERITA REKOMENDASI