DPD Ajak Masyarakat Amalkan Pancasila

 

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sejak bangsa Indonesia merdeka implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan panduan bagi negeri ini dalam melangkah mengalami pasang surut. Sebenarnya jika saja sejak dulu kelima sila Pancasila dijalankan dengan penuh konsisten, negeri ini sudah menjadi salah satu negera terkemuka di dunia. Namun, hingga saat ini, masyarakat menilai Pancasila lebih sering menjadi ajang perdebatan dari pada dijalankan.

"Ada yang bertanya, kenapa sekarang Pancasila lebih riuh diteriakkan, tetapi implementasi sila-silanya belum sepunuhnya dirasakan rakyat, malah negeri ini terus menerus berpindah dari satu kegaduhan ke kegaduhan lain,” ujar Senator Jakarta Fahira Idris di sela-sela rangkaian sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, di Majelis Ta'lim (MT) Al-Jannah, Jakarta Pusat (09/06/2017).

Fahira mengungkapkan, kasadaran dan rasa bangga akan Pancasila di hampir semua lapisan masyarakat saat ini sangat tinggi. Hanya saja ada kecenderungan yang mengkhwatirkan karena masing-masing kelompok menganggap dirinya paling Pancasila, sementara kelompok lain kurang Pancasilais bahkan anti Pancasila.

Kondisi seperti ini, lanjut Fahira, jika terus terjadi akan menempatkan Pancasila hanya sebagai ajang argumen bukan ajang amalan. Padahal, diskursus soal Pancasila akhir-akhir ini di dalam masyarakat sebenarnya sebuah tren positif jika saja oleh Pemerintah dan Parlemen bisa mengelolanya secara baik. (*)

 

BERITA REKOMENDASI