DPR Dukung RI Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Dari sisi potensi terpilih, Indonesia memiliki keunggulan daripada kompetitornya, seperti Australia, Qatar, Jerman, unifikasi Korea, dan India. Oleh karena itu, lanjut Hetifah, berdasarkan tiga aspek tersebut, bukan hanya realistis bagi Indonesia untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032, juga optimis even ini akan terselenggara dengan baik.

Ditanya soal anggaran, Hetifah menjelaskan, secara ekonomi Indonesia memang sedang mengalami kontraksi akibat Covid-19. “Oleh karena itu, saya rasa wajar jika terdapat kekhawatiran terkait kesiapan anggaran dan sarpras (sarana prasarana) pendukung Olimpiade 2032. Akan tetapi, tahun 2021, ekonomi Indonesia diprediksi sudah mulai pulih dengan PDB yang meningkat 4,5-5,5 persen,” pandangnya.

Diungkapkan pula, mengacu pada berbagai riset internasional, ekonomi Indonesia juga diprediksi akan menjadi terkuat ke-4 di dunia pada 10-15 tahun ke depan. Berdasarkan fakta ini, pihaknya optimis Indonesia tidak akan kesulitan dalam menyusun dan menyiapkan anggaran. Sedangkan bicara sarpras, diakui Hetifah, memang ada kekhawatiran berbagai fasilitas olahraga itu akan terbengkalai pasca-Olimpiade 2032. (Sim)

BERITA REKOMENDASI