DPR Tegur Fachrul Razi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB Maman Imanulhaq mengkritik keras rencana Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi melibatkan TNI dalam upaya meningkatkan kerukunan umat beragama.

Maman mengatakan fraksinya menolak rencana Fachrul tersebut. Dia mengkhawatirkan rencana ini malah akan menabrak hak asasi manusia (HAM) dan semangat reformasi.

“Tentang pelibatan TNI dalam menjaga kerukunan umat beragama, kami menolak keras karena itu bertentangan dengan prinsip demokrasi, human rights atau HAM, agenda reformasi sektor keamanan, serta Undang-undang TNI,” kata Maman.

Maman menilai Kemenag tak perlu melibatkan TNI dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Sebab Kemenag punya struktur hingga ke daerah yang cukup baik lewat penyuluh kerukunan umat beragama.

Maman juga menyebut Kemenag telah berkiprah baik dengan melibatkan pemuka agama beberapa waktu belakangan. Ia khawatir upaya baik ini menjadi sia-sia saat melibatkan tentara dalam tugas menjaga kerukunan.

“Kalau itu diambil oleh tentara, maka yang terjadi adalah kerukunan semu, bukan kerukunan yang substansional. Ini adalah kegaduhan yang tidak perlu dilakukan Kemenag,” tuturnya.

Di saat yang sama, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Fachrul untuk mengkaji ulang rencana yang mulai memicu penolakan di publik itu. (*)

BERITA REKOMENDASI