DPRRI Didesak Masukan RUU Kefarmasian dan Kemandirian Farmasi Nasional di Pembahasan Prolegnas 2022

Sementara Nurul Falah menyampaikan rasa syukurnya, aksi berjalan tertib dan diterima oleh anggota DPR RI dengan baik.

“Dalam pertemuan dengan Komisi IX, kami juga menyampaikan, bahwa aksi kami mendapat dukungan penuh dari Ikatan Apoteker Indonesia. Alhamdulillah aksi berjalan lancar dan kondusif,” tutur Damas.

Menurut Damas, dalam perbincangan dengan Wakil baleg, Wakil Komisi IX dan pimpinan Komisi IX, sudah muncul kesadaran, bahwa farmasi menjadi hal terpenting dalam masalah kesehatan.

PP IAI sendiri memberikan dukungan penuh terhadap aksi yang dilaksanakan ISMAFARSI ini mengingat bahwa sebagai sebuah negara besar, hingga kini belum memiliki Undang Undang Kefarmasian.

“Indonesia membutuhkan RUU Kefarmasian dan Kemandirian Farmasi Nasional sebagai salah satu benteng ketahanan bangsa. Belajar dari pandemic Covid-19 dimana sediaan farmasi menjadi persoalan utama dalam upaya penanganan pandemi. Karena itu sudah saatnya persoalan kefarmasian ini diatur dalam sebuah Undang Undang,” tegas Nurul.(Ati)

BERITA REKOMENDASI