Dua Kloter SUB Awali Kepulangan Jemaah Gelombang II

Editor: KRjogja/Gus

MADINAH, KRJOGJA.com – Dua kloter asal Embarkasi Surabaya (SUB), yakni SUB 41 dan 42 menjadi kloter awal yang dipulangkan pada gelombang II melalui Bandara AMMA Madinah, Jumat (30/8). Pesawat yang mengangkut 900 jemaah asal Jawa Timur tersebut diterbangkan pada Jumat (30/8) dini dan pagi hari.

"Mereka sudah menyelesaikan masa tinggal di Madinah pasca Armuzna dengan merampungkan ibadah Arbain dan ziarah ke beberapa tempat di sekitar Madinah," ucap Kepala Daerah Kerja Madinah, Akhmad Jauhari kepada Tim MCH Madinah 2019, Kamis (29/8) malam.

Setelah pemberangkatan perdana ini, nantinya tiap harinya akan ada 15-20 kloter yang dipulangkan ke tanah air. Hal tersebut menyesuaikan jumlah kedatangan jemaah gelombang II dari Makkah ke Madinah.

"Seluruh jemaah yang dipulangkan dalam kondisi sehat dan layak terbang. Semuanya normal," sambung Jauhari.

Terkait dengan dimulainya fase pemulangan, Jauhari menyebut ada beberapa hal yang jadi fokus perhatian. Pertama terkait barang bawaan yang harus melewati proses penimbangan dua hari sebelum proses keberangkatan. Untuk koper bagasi jemaah dibatasi maksimal 32 kilogram dan tas tenteng dibatasi 7 kilogram tanpa tas tambahan dari maskapai.

"Kedua pemeriksaan dokumen jemaah. Hingga saat ini untuk paspor dan boarding pass masih lengkap. Hal itu untuk menghindari permasalahan saat proses di bandara sehingga mereka bisa berangkat sesuai jadwal," katanya.

Sedang ketiga menurut Jauhari terkait dengan barang bawaan jemaah yang harus diperhatikan. Pihaknya mengajak seluruh petugas untuk terus mensosialisasikan himbauan jangan sekali-kali memasukkan barang terlarang serta yang dilarang, termasuk air zam-zam di dalam koper bagasi.

"Konsekuensinya kalau ketahuan dan pasti ketahuan, koper akan dibongkar paksa. Jika sudah demikian, ada konsekuensi pula barang dapat tercecer. Beda jika dibongkar sendiri karena dipastikan barang akan aman," ucap Jauhari. (Feb)

 

BERITA REKOMENDASI