Dubes RI Sesalkan Aksi Saat Sa’i Jadi Viral

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyesalkan aksi yang tidak biasa oleh sejumlah jemaat umrah Indonesia saat melakukan ibadah sa'i. Pernyataan tersebut disampaikan Kedubes RI Arab Saudi menjawab kabar soal protes keras dari Pemerintah Arab Saudi terkait fenomena jemaah Indonesia yang melantunkan Ikrar Pancasila dan Nasyid Ya Lal Wathan ketika melakukan ibadah Sa'i.

Ibadah sa'i adalah salah satu rukun haji dan umrah yang dilakukan dengan berlari-lari kecil pulang balik sebanyak 7 kali dari Bukit Safa ke Bukit Marwah (Al Mas'a). "Terkait video viral tentang saudara-saudara kita yang melakukan aksi ‘tak lazim’ di pelataran tempat sa'i (mas'a), saya belum dipanggil (semoga tidak), dan belum digempur dengan 'nota protes', tetapi baru pada fase via telepon, dan alhamdullilah setelah saya jelaskan kepada kerajaan Aran Saudi, mereka mulai bisa memahami, meski mereka meluncurkan seabreg pertanyaan yang harus dijawab," kata Agus Maftuh lewat akun Facebook-nya.

Menyebut dirinya sebagai pelayan WNI, Agus Maftuh menyayangkan terjadinya aksi yang 'tidak biasa' di Mas'a, tempat melakukan ibadah sa'i. Dia menyatakan semua WNI yan berada di Arab Saudi, baik yang tinggal (muqimin), umrah, haji atau yang sedang berkunjung, secara otomatis menjadi tanggung jawab KBRI untuk memberikan perlindungan dan pengayoman. (*)

BERITA REKOMENDASI