Dukung Digital Destinasi, Perkuat Co-Branding

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pariwisata menginisiasi kerjasama antara pihak industri yang telah di co-branding dengan komunitas. Kerjasama ini diharapkan akan saling menguntungkan. Hasil akhirnya adalah kegiatan matchmaking di destinasi digital.

Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Strategi Komunikasi I pada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I  Hariyanto, Jumat (9/11). Tepatnya melalui event Focus Group Discussion (FGD) Strategi Matchmaking Industri Co-Branding dengan Komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPI). Kegiatan ini dilangsungkan di AONE Hotel Jakarta, 9-10 November.

Menurut Hariyanto, selama ini Kementerian Pariwisata telah melakukan co-branding dengan sejumlah industri.  “Kerjasama co-branding yang kita jalin jelas saling menguntungkan, saling membutuhkan. Ini langkah yang luar biasa. Karena, jarang sekali logo atau brand pemerintah diterima swasta dengan terbuka,” tutur Hariyanto.

Menurutnya, ada alasan mengapa brand Wonderful Indonesia bisa diterima industri. Karena, Wonderful Indonesia menjalin kerjasama saling menguntungkan.  “Namun salah satu yang paling utama, brand Wonderful Indonesia sudah cukup kuat di dunia internasional. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah penghargaan yang diraih Wonderful Indonesia,” katanya.

Dijelaskan Hariyanto, Kementerian Pariwisata sudah menggandeng 131 brand. “Kalau untuk branding dengan industri tidak masalah. Kita sudah berjalan. Tapi kita jelas ingin ada perkembangan,” katanya.

Perkembangan yang dimaksud Hariyanto adalah menjalin kerjasama antara industri dengan komunitas yang didukung Kementerian Pariwisata, yaitu Generasi Pesona Indonesia (GenPI). “Selain industri, Kemenpar juga punya strategi mendorong komunitas. Dalam hal ini, GenPI. Dan ini pun sudah berjalan. Dukungan untuk GenPI sudah diberikan dan saling menguntungkan. Hasilnya, GenPI sudah terbentuk di 29 provinsi di Indonesia,” paparnya. (*)
 

BERITA REKOMENDASI