Dukung Kampus Merdeka, Ditjen Dikti Kerja Sama dengan University of Waterloo

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRjogja.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjalin kerja sama dengan University of Waterloo, Kanada. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ditjen Dikti dan University Waterloo yang dilaksanakan secara virtual Rabu (23/3).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam mengatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mendukung implementasi kebijakan Kampus Merdeka dan percepatan 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

” Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang dijalin antara Ditjen Dikti dengan University of Waterloo. Melalui kerja sama ini diharapkan perguruan tinggi Indonesia dapat melakukan implementasi program Kampus Merdeka dengan University of Waterloo,” ujar Nizam.

Nizam menjelaskan Indonesia memiliki lebih dari 4.613 kampus di Indonesia dengan 8,8 juta mahasiswa, 291.970 dosen dan 36.189 program studi. Tren yang ada saat ini adalah meningkatkan standar perguruan tinggi dengan meningkatkan kualitas pelatihan dan penelitian sejalan dengan tuntutan dunia industri di era digital.

“Untuk mendukung perkembangan sektor pendidikan tinggi di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka untuk lebih beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah dan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi,” jelas Nizam.

Nizam pun jelaskan bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah memodernisasi pendidikan tinggi melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang berfokus pada tiga hal yaitu: 1) meningkatkan Mobilitas Siswa dan pilihan belajar, 2) mendorong program studi yang progresif dan fleksibel, dan 3) mempromosikan peningkatan kolaborasi antara industri dan lembaga pendidikan tinggi.

Terkait kerja sama ini, Nizam berharap ke depannya kerjasama dan kolaborasi dapat dijajaki lebih jauh dari partisipasi aktif dan keterlibatan perguruan tinggi di Indonesia.

“Semoga kerja sama ini dapat menginspirasi kerja sama kedepannya khususnya untuk mengembangkan pemimpin baru yang profesional dari Indonesia dan Kanada,” ujar Nizam.

BERITA REKOMENDASI