Dukungan Tujuh SEAMEO Centres bagi Kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka

Dalam rangka merespon kebijakan Kemendikbud terkait kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, Regional Centres di Indonesia telah melakukan berbagai kajian dan menerapkan model pembelajaran untuk membentuk peserta didik menjadi unggul dan berkarakter Pancasila. Hal yang sama juga dilakukan terhadap para pengajar, guru dan dosen menuju guru dan dosen penggerak.

Dalam kesempatan yang sama Direktur SEAMEO BIOTROP, Zulhamsyah Imran, dalam pengembangan model pembelajaran ini tentunya ketujuh Regional Centres di Indonesia sudah melakukan perubahan pendekatan dari model teaching base menjadi student centers. Dalam artian, pelajar dan mahasiswalah yang menjadi pusat perhatian dan berperan lebih aktif sedangkan guru dan dosen lebih berperan sebagai fasilitator dan mediator.

“Namun demikian fungsi guru dan dosen sebagai pendidik tetap menjadi perhatian utama dari ketujuh Regional Centres,” ungkap Zulhamsyah mewakili tujuh SEAMEO Centres di Indonesia.

Di akhir pidatonya, Pelaksana tugas (plt.) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hendarman, menyampaikan bahwa ketujuh SEAMEO Centres di Indonesia dapat memberi dukungan terhadap Merdeka Belajar dalam beberapa hal berikut. 1) Memperkuat para instruktur/pengajar program pendidikan guru, melalui program pengembangan guru/tenaga pendidik; 2) konektivitas digital dengan meningkatkan literasi digital guru dan siswa dan mengembangkan “next generation school spaces”.

Selanjutnya, 3) mewujudkan kolaborasi antara peneliti kelas dunia dengan peneliti lokal dengan menjadi “penghulu” menggunakan jejaring yang dimiliki; 4) memberikan kesempatan pihak swasta untuk memberikan pelatihan bersertifikat bagi guru dengan melibatkan sosok-sosok yang memiliki pengalaman industri untuk mengisi webinar; serta 5) mendukung program hak tiga semester di luar kampus melalui program training, magang, dan riset di setiap centre dengan membantu membangun sinergi antara centre dan menyiapkan SDM masa yang akan datang.

BERITA REKOMENDASI