Dukungan Tujuh SEAMEO Centres bagi Kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka

Tujuh SEAMEO Centre di Indonesia luncurkan kegiatan SEAMEO Outlook Pendidikan 21. Diskusi daring perdana dalam rangkaian kegiatan ini mengusung tema Merdeka Belajar Era New Normal COVID-19. Tema tersebut diangkat sesuai dengan kebijakan Kemendikbud yakni Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka sebagai inovasi sistem pendidikan nasional.

Kedua konsep tersebut dimaknai sebagai kemudahan dan fleksibilitas bagi para peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan di mana saja dan kapan saja, sesuai minat, bakat, dan kemampuan. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan pandangan mengenai arahan sinergi yang dapat dilakukan oleh ketujuh SEAMEO Centre di Indonesia dalam mendukung kebijakan Kemendikbud yang melibatkan sekolah, mitra kerja sama, perguruan tinggi, pemangku kebijakan dan stakeholder lainnya.

Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) adalah organisasi menteri-menteri pendidikan negara Asia Tenggara yang berdiri pada tahun 1965 dan bersepakat untuk mempromosikan kerja sama regional di bidang pendidikan, sains, dan budaya di wilayah Asia Tenggara. Dalam melaksanakan program dan kegiatannya, SEAMEO memiliki 26 pusat unggulan (SEAMEO Centres) yang tersebar di sepuluh negara Asia Tenggara yang memiliki bidang keahlian dan keunikan masing-masing.

Di Indonesia terdapat 7 SEAMEO Centre yang mengembangkan program-program yang diselaraskan dengan konsep Pendidikan Abad 21, yaitu SEAMEO BIOTROP, SEAMEO SEAMOLEC, SEAMEO RECFON, SEAMEO QITEP in Mathematic, SEAMEO QITEP in Science, SEAMEO QITEP in Language dan SEAMEO CECCEP. Ketujuh SEAMEO Centre ini berada di bawah koordinasi Kemendikbud.(ati)

BERITA REKOMENDASI