Ekstasi Dicampur Obat Cacing

Editor: Ivan Aditya

PALEMBANG (KRjogja.com) – Polisi berhasil menemukan ekstasi jenis baru yang dioplos dengan paracetamol dan obat cacing untuk menimbulkan efek lebih reaktif jika dibandingkan produk sebelumnya. Penemuan ekstasi model baru ini berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba pada sebulan terakhir.

"Total ekstasi yang disita ini berjumlah 2.003 butir dan dimusnahkan pada hari ini bersama dengan 2,374 gram sabu-sabu dan 2.403 butir ekstasi," kata Kasat Narkoba Polresta Palembang, Kompol Rocky Marpaung.

Ia mengemukakan berdasarkan hasil tes Labfor Polda Sumsel diketahui bahwa ekstasi tersebut memiliki unsur Tri Fluoro Methyl Phenyl Piperazine (TFMPP) atau salah satu turunan piperazine yang juga bersifat psikoaktif. Terkait penemuan ekstasi model baru ini, Rocky mengatakan bahwa polisi terus melakukan penyelidikan bertujuan untuk mendapatkan tempat produksinya. (*)

BERITA REKOMENDASI