Exxon PHK 1.900 Pekerja

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Perusahaan minyak asal Amerika Serikat (AS), ExxonMobil akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Setidaknya 1.900 pekerja mereka di dalam dan luar Amerika akan di-PHK tahun ini.

Manajemen Exxon mengungkapkan PHK pekerja ada yang diputus langsung oleh perusahaan dan ada juga yang sukarela dari pekerja. Rencananya, PHK pekerja paling banyak dilakukan dari kantor pusat mereka di Houston, Texas, AS.

Keputusan diambil sebagai dampak dari jatuhnya harga minyak mentah di pasar internasional sejak pandemi global virus corona (Covid-19) merebak. Exxon menyebut keputusan PHK tersebut adalah kesepakatan manajemen, selain itu merupakan bentuk efisiensi untuk memangkas beban biaya yang selama ini sudah direncanakan, namun dipercepat karena tekanan dampak pandemi.

“Tindakan ini akan meningkatkan daya saing biaya jangka panjang perusahaan dan memastikan perusahaan mengelola melalui kondisi pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya,” demikian pernyataan resmi Exxon.

Rencana besarnya, Exxon ingin mengurangi lebih dari 14 ribu pekerja pada akhir 2022. Jumlah itu setara 15 persen dari total pekerja Exxon yang mencapai 88 ribu pekerja pada 2019. (*)

BERITA REKOMENDASI