Fachrul Razi Siapkan Rp 5,7 Triliun untuk Pendidikan Keagamaan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Agama Fachrul Razi mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp5,7 triliun untuk sektor pendidikan keagamaan yang terdampak pandemi covid-19.

“Besar sekali anggaran itu dan kami manfaatkan sangat baik,” katanya.

Rincian alokasi, kata dia, meliputi subsidi penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Madrasah, subsidi kuota internet untuk mahasiswa. Lalu bantuan operasional untuk pendidikan keagamaan Islam, pondok pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah dan lembaga pendidikan Al Qur’an. Bantuan daring juga diberikan untuk pondok pesantren dan bantuan untuk guru Raudhatul Athfal (RA), madrasah, dan guru pendidikan agama Islam.

Kemenag juga mendapat sebagian alokasi dari anggaran Bendahara Umum Negara. Kegunaannya untuk Bantuan Operasional Pendidikan antara lain untuk menambah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan beberapa dialokasikan untuk optimalisasi belanja barang keperluan pendidikan.

Rincian alokasi anggaran dialokasikan untuk bantuan internet bagi mahasiswa, guru dan dosen untuk pendidikan Islam mencapai Rp1,1 triliun, yaitu dengan penerima sebanyak 9.958.011 siswa madrasah. Alokasi ini berbeda dengan yang diberikan untuk mahasiswa dengan penerima sebanyak 1.123.153 mahasiswa.

“Sananya sudah turun dan akan segera diturunkan (disalurkan). Dan saya yakin itu sangat bisa membantu mahasiswa, murid, dan guru,” lanjutnya. (*)

BERITA REKOMENDASI