Filantropi Asia Apresiasi Perubahan di Sekolah

KENDAL, KRJOGJA.com – Filantropi Asia ,apresiasi perubahan di sekolah dan madrasah. Tanoto Foundation memfasilitasi para pelaku pendidikan di Asia untuk berkolaborasi dan menemukan praktik baik pendidikan di sekolah dan madrasah Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR) Jawa Tengah. 
Pelaku pendidikan yang tergabung dalam Asia Philantrophy Circle (APC) dan filantropi Indonesia diajak untuk melihat langsung pola pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh Program PINTAR di Kabupaten Kendal dan Semarang.

“Sebagai pemimpin kluster pendidikan di organisasi filantropi Indonesia, Tanoto Foundation memiliki kepedulian untuk berbagi pengalaman dan memfasilitasi agar terjalin sebuah pertukaran ide dan kolaborasi  yang baik antar sesama filantropi pendidikan. Dua hari ini kami mengajak perwakilan lembaga filantropi untuk melihat pembelajaran di kelas dan berdiskusi dengan stakeholder pendidikan mitra,” kata Direktur Program PINTAR Tanoto Foundation Stuart Weston di sela-sela kunjungan ke Kendal,kemarin Jumat  (1/3/2019). 

Selama kunjungan, 20 orang dari 12 lembaga filantropi diajak untuk melihat pembelajaran di MI NU 53 Turunrejo dan SDN 1 Brangsong Kendal. Mereka juga melihat pelatihan untuk fasilitator diseminasi program PINTAR di SDN 2 Pegulon. Kemudian mereka berdiskusi dengan dinas pendidikan dan kepala kantor kementerian agama Kendal.  Terakhir mereka melihat pelaksanaan pelatihan peran serta masyarakat mitra UIN Walisongo Semarang di Semarang. 

“Mereka cukup terkejut dengan berbagai capaian program PINTAR di Kendal. Dalam waktu yang singkat, sekitar 5 bulan, banyak sekali perubahan yang terlihat, baik dalam manajemen sekolah, peran serta masyarakat, pembelajaran aktif, dan juga pengembangan budaya baca,” ungkap Stuart. 

Kepala Perencanaan Strategis dan Kemitraan Tanoto Foundation, Paul Collet menjelaskan, pada 2017, Tanoto Foundation bekerja sama dengan Asia Philanthropy Circle meluncurkan buku panduan berjudul Katalisasi Penghidupan Produktif: Panduan Intervensi Pendidikan Melalui Jalur Akselerasi untuk Skala Besar dan Dampak Maksimal.

Dalam buku panduan tersebut, terdapat empat rekomendasi bagi lembaga filantropi untuk fokus dalam kegiatan meningkatkan kualitas pendidikan: kualitas guru, kepemimpinan guru dan tata kelola sekolah, pendidikan dan pengembangan anak usia dini, dan pendidikan kejuruan. 

“Tanoto Foundation fokus pada tiga kegiatan rekomendasi APC, yaitu kualitas guru, kepemimpinan guru dan tata kelola sekolah, dan pendidikan dan pengembangan anak usia dini. Pada 28 September 2018, Tanoto Foundation meluncurkan program PINTAR, yang berfokus pada pada tiga pendekatan, yaitu membangun praktik-praktik baik pembelajaran, manajemen dan kepemimpinan sekolah; mendukung pemerintah menyebarluaskan praktik-praktik baik; dan  mendukung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam pendidikan calon guru.” ungkap pria keturunan selandia baru ini. (Ati)

 

BERITA REKOMENDASI