Gaet 20 Juta Wisman, Butuh Dana Rp4 T

JIMBARAN (KRjogja.com) – Guna  mendatangkan wisman sekitar 20 juta orang pada tahun 2019 diperlukan anggaran sekitar Rp 4 triliun dengan rincian setiap wisman itu butuh dana 20 dolar AS.

"Kami sudah membuat estimasi berapa kebutuhan biaya per orang. Angka yang didapat 20 dolar AS. Dengan  20 juta wisman, maka dana yang dibutuhkan 400 juta dolar. AS atau sekitar Rp 4 triliun," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah di sela-sela  ‎Rakornas Perguruan Tinggi Pariwisata se-Indonesia di Jimbaran Bali, Rabu-Jumat  3-5 Agustus 2016.

Karena itu, Ferdi mengungkapkan agar dibuat anggaran dana ideal yang dibutuhkan Kemenpar. "Kami minta agar dibuat dana anggaran yang ideal dan agak rendah," tegasnya.

[baca juga Pemda Bali Revisi Perda Pemandu Wisata]

 

Ferdi mengatakan, Komisi X yang selalu menjadi , mitra kerja seperti Kemenpora, Kemendikbud, Kemenristek Dikti, dan lainnya yang butuh dana  anggaran juga. Untuk itu diperlukan sinergi antara kementerian dan lembaga untuk mendatangkan wisman ke Indonesia, dan bukan hanya tugas Kemenpar. "Mendatangkan wisman 20 juta orang ini bukan hanya tugas Kemenpar saja, tapi ini adalah kerja ramai-ramai," ujarnya.

Deputi Pengembangan Pariwisata Luar Negeri, I Gde Pitana mengatakan, dana anggaran untuk mendatangkan wisman sekitar Rp 4 triliun atau 20 dolar AS per orang itu sangat diperlukan. Bahkan diperlukan dana yang lebih besar lagi agar wisman bisa digenjot lebih banyak lagi.

Memang, tambah Pitana, dana anggaran untuk mendatangkan wisman ke Indonesia ini dinilai cukup bila dibandingkan dengan Singapura hanya hanya butuh sekitar 8 dolar AS per orang, Malaysia sekitar 15 dolar AS per orang dan Indonesia butuh 20 dolar AS.  Bahkan untuk Bali saja, tambahnya dana yang dibutuhkan untuk mendatangkan wisman itu sekitar 10 dolar AS per orang. (Lmg)

 

BERITA REKOMENDASI