Gandeng Propan, Pemerintah Adakan Sayembara Desain Pusat Cindermata

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), dan PT Propan Raya, sebagai inisiator Sayembara Desain Arsitektur Nusantara, resmi meluncurkan Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018 di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas. 

Peresmian Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018 dilakukan di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta. Diselenggarakannya sayembara ini merupakan bentuk komitmen dari Kemenpar, BEKRAF, dan PT Propan Raya, yang ingin terus melestarikan budaya bangsa melalui Arsitektur Nusantaranya. Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam mengembangkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas sebagai ‘Bali Baru’, sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan bahwa melalui Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018 dapat memberikan kesempatan bagi para arsitek di seluruh Indonesia, dari mulai arsitek junior hingga senior, untuk turut memajukan Arsitektur Nusantara serta turut mendukung program pengembangan 10 destinasi wisata di Indonesia yang diprioritaskan oleh Pemerintah.

Sayembara desain ini telah dilaksanakan sebanyak 5 kali, dimana 4 diantaranya hasil kolaborasi antara PT Propan Raya, Kemenpar, dan BEKRAF. Sementara sayembara pertama, acara ini murni diselenggarakan PT Propan Raya. Kelima sayembara itu meliputi Sayembara Desain Rumah Budaya Nusantara (2013), Sayembara Desain Desa Wisata Nusantara (2014), Sayembara Desain Bandar Udara Nusantara (2015), dan Sayembara Desain Rumah Wisata (Homestay) Nusantara (2016), dan Sayembara Desain Restoran Nusantara (2017).

Direktur PT Propan Raya Yuwono Imanto mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya. “Melalui Sayembara Desain Arsitektur Nusantara, kami ingin memperkenalkan, menjaga, dan melestarikan budaya bangsa. Jangan sampai Arsitektur Nusantara diakui oleh negara lain, bahkan hilang dengan sendirinya karena tak ada yang peduli. Harapannya, masyarakat Indonesia semakin mencintai dan menghargai, serta menjadikan Arsitektur Nusantara tuan di rumah sendiri,” ucapnya. 

Bagi Anda para arsitek yang ingin berpartisipasi mengikuti Sayembara Desain Pusat Cenderamata Nusantara 2018, perlu diketahui bahwa tujuan dari sayembara kali ini adalah untuk membuat desain pada tingkat gagasan yang akan dijadikan rujukan desain Arsitektur Nusantara bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan investor dalam membangun pusat cenderamata di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas. Pesertanya adalah sarjana arsitektur dan sarjana dibidang desainer interior baik perorangan maupun kelompok/tim. (*)

BERITA REKOMENDASI