Gapura Selamat Datang di Wilayah Perbatasan RI-PNG Semakin ‘Moncer’

“Selain itu, walau teriknya matahari, tidak melunturkan semangat prajurit satgas untuk membuat gapura agar memiliki tampilan yang menarik dengan ciri khas gambar dan warna warni adat budaya masyarakat papua yang dibentuk sedemikian rupa, walau dengan bahan sederhana tapi dengan perpaduan warna yang pas sehingga gapura lebih enak dipandang mata,” tambah Dansatgas.

Ditempat terpisah, Danpos Kout Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letda Inf Sumarno mengatakan antusias dan semangat bersama untuk mendirikan gapura dan mempolesnya dengan cat warna agar gapura terlihat lebih hidup, ini menunjukkan besarnya bentuk kecintaan dan semangat cinta tanah air warga terhadap bangsa dan Negara Indonesia tercinta.

“Kami juga menambahkan corak gambar berbentuk genderang khas masyarakat daerah papua yang memiliki kesan tersendiri bahwa masyarakat setempat juga kaya dengan seni dan budayanya yang masih terjaga serta lestari sampai dengan saat ini,” ucap Sumarno.

Sementara itu, salah satu masyarakat kampung workwana Bapak Bernadus Fatagor (43) mengungkapkan bahwa kerjasama dalam menumbuhkan jiwa semangat cinta tanah air dan bela negara masyarakat di wilayah perbatasan sangatlah utama dengan wujud kebersamaan mendirikan dan memperindah gapura selamat datang yang bercorak warna warni masyarakat Papua ini, oleh karena itu masyarakat mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya.

“Puji syukur berkat bapak-bapak Tentara Pos Kout Yonif 403, di kampung kami telah berdiri gapura bertuliskan selamat datang berwarna merah putih dan bercorak adat budaya masyarakat kami yang mencerminkan semangat sinergitas warga kami dan TNI di wilayah perbatasan, sehingga gapura terlihat jadi lebih meriah,” ucap Bernadus. (*)

 

BERITA REKOMENDASI