Gejala Ringan Omicron Tak Berlaku untuk Lansia

Editor: Ary B Prass

JAKARTA, KRJOGJA.com – Gejala ringan ‘Omicron’ tidak berlaku untuk lansia.  Demikian Dokter spesialis penyakit paru dari RSUP Persahabatan, Erlina Burhan di Jakarta, Kamis (3/2/2022). Dalam webinar  “Jangan Lengah, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Mencegah Penularan Covid”.
Oleh karena itu sebaiknya lansia  tidak meremehkan Omicron yang gejalanya dianggap ringan, sebab hal ini tidak berlaku bagi lansia.
Erlina mengatakan bahwa penyakit yang ditimbulkan oleh Omicron memang lebih ringan daripada Delta. Namun hal ini perlu diwaspadai, sebab gejala ringan terjadi pada kelompok mereka yang sehat dan muda.
Untuk kelompok tertentu, seperti orang lanjut usia, anak-anak balita yang belum divaksin, orang dengan kormobid atau penyakit bawaan yang kronis dan tidak terkendali, akan mengalami gejala berat sehingga perlu dirawat di rumah sakit.
​Dengan sistem imun yang turun, orang-orang dengan kelompok tersebut dapat mudah tertular, apalagi jika lansia dengan komorbid belum divaksinasi.
“Jangan terlalu meremehkan, karena ada kelompok-kelompok yang rentan yang harus kita lindungi,” ujar Erlina.
Saat ini kasus Covid-19 semakin meningkat, pertambahan kasus harian per 30 Januari 2022 mencapai 12.442 orang. Okupansi tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) juga meningkat.

BERITA REKOMENDASI