Generasi Muda Harus Pahami Empat Konsensus Dasar Berbangsa

JAKARTA, KRJOGJA.com – Anggota DPR / MPR RI Prof Dr H. Bachtiar Aly, MA di Jakarta, Selasa (13/082019)  berharap generasi muda harus tahu pentingnya memahami sejarah besar bangsa dan membangun komitmen kuat. Termasuk, memahami empat konsesus dasar berbagsa dan bernegara.

"Yang harus diingat adalah bagaimana perjuangan para tokoh dan pendiri negara menyatukan bangsa ini hingga menjadi bangsa yang besar seperti sekarang," kata Bachtiar Aly dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI.

"Merekalah yang meletakkan landasan dan tonggak-tonggak empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara. Tanpa konsensus itu barangkali kita sudah bubar dan tercerai berai. Barangkali kita tidak akan pernah menjadi satu negara kesatuan yang besar." tambahnya.

Sosialisasi terkait empat hal ini penting dan harus senantiasa kita re-aktualisasi kembali karena kehidupan kita senantiasa berkembang, dinamis, sehingga pemahaman kita harus senantiasa kontekstual." ujarnya.

Sosialisasi empat konsensus semakin relevan dan memiliki tingkat urgensi yang tinggi karena masyarakat terus berkembang, tidak lagi ada sekat, semua saling terhubung dengan baik tidak ada batasan dan perbedaan, wilayah yang borderless, tanpa ada batas.

Pakar komunikasi politik ini mengaku tak pernah bosan untuk mengingatkan. Terlebih pada generasi muda, generasi milenial, yang hidup di era global. Keempat konsensus dasar atau empat konsensus nasional dimaksud adalah Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. 

"Kita harus teguhkan komitmen untuk menjaga, memahami dan mengimplementasikannya sebagaimana empat konsensus dasar itu disepakati oleh para pendahulu kita," tandasnya. 

Dengan komitmen yang kuat itu, maka mestinya kita tidak perlu lagi mempersoalkan perbedaan suku, agama, ras, dan golongan (SARA). Kita juga harus bahu membahu untuk membendung sikap intoleransi yang dapat mengikis persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa dan negara.

"Mudah-mudahan dengan diadakannya kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat kembali kehidupan berbangsa dan bernegara dan lebih jauh dari itu diharapkan dapat menanamkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta rasa gotong royong, kerukunan umat beragama, suku, golongan dan ras dalam bingkai NKRI" ujar Bachtiar Aly. (Ati)

BERITA REKOMENDASI