Gerindra Bantah Prabowo Minta Jatah Menteri

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Juru bicara Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak membantah jika kunjungan Prabowo menemui pimpinan parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin ditafsirkan sebagai langkah untuk mendapatkan kursi menteri di kabinet selanjutnya. Dia mengklaim Prabowo justru pasif dan tak pernah melobi Jokowi maupun ke ketum parpol koalisi Jokowi-Ma'ruf lainnya agar diberikan menteri.

"Gerindra sampai sekarang ini tidak aktif melobi ya. Harus dipahami Gerindra dalam posisi siap duduk sebagai oposisi atau dalam pemerintah. Jadi, kami tidak pernah minta satu menteri, dua menteri, tiga menteri, sama sekali tidak," kata Dahnil.

Dahnil menjelaskan bahwa Prabowo dan Gerindra sendiri memiliki konsep 'Strategi Dorongan Besar' untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf selama lima tahun ke depan. Menurutnya, konsep itu sudah ditawarkan Gerindra kepada Jokowi-Ma'ruf.

Diketahui, konsep Strategi Dorongan Besar merupakan tawaran konsep Gerindra kepada Jokowi yang berisi tentang konsep swasembada pangan, air dan energi. Dahnil mengatakan tak ada masalah bagi Gerindra jika konsep itu dijalankan Jokowi tanpa ada timbal balik berupa pemberian kursi menteri. (*)

BERITA REKOMENDASI