Geser Pertanian, Pariwisata jadi Roda Ekonomi Lampung

JAKARTA, KRJOGJAS.com – Sektor pariwisata akan menjadi sektor unggulan dan penggerak ekonomi di  Provinsi Lampung. Sebelumnya penggerak ekonomi di wilayah tersebut pertanian dan industri. 

"Pariwisata akan menjadi prioritas Lampung untuk menggerakkan ekonomi,” kata Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim pada acara launching Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019,  di Jakarta, Rabu (31/7).

Dikatakan, pada tahun  2018 yang Ialu kunjungan wisatawan ke Lampung mencapai 14,20 juta orang atau meningkat 17 perw3n dibanding tahun 2017. Adapun rincian jumlah wisatawan tersebut  untuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Lampung sebanyak 274.742 wisman dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 13.933.207 Wisnus. Sedangkan pengeluaran wisatawan pada tahun 2018 mengalami peningkatan 28,81 persen dibanding tahun tahun 2017 yang peningkatannya hanya 14,5 persen.

Menurut Chusnunia, untuk tahun 2019 ini, diharapkan jumlah wisatawan tersebut akan meningkat terutama dengan adanya penyelenggaraan LKF 2019. Apalagi LKF ini  sebagai upaya mempromosikan serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung sekaligus memperkuat branding Krakatau sebagai salah satu daya tarik dan ikon pariwisata Lampung.

"Event budaya LKF 2019 selain mempromosikan branding Gunung Krakatau juga kain tradisional Tapis Lampung sebagai salah satu ikon pariwisata Lampung yang ditampilkan dalam acara Karnaval Budaya dan Tapis Lampung," kata Chusnunia.

Dijelaskan, penyelenggaraan LKF 2019 yang berlangsung selama tiga hari  mulai tanggal 23-25 Agustus 2019. Rencananya akan menampilkan 4 acara unggulan yakni dimulai dengan acara Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai sebagai bentuk upacara pembukaan secara resmi Lampung Krakatau Festival 2019. Dilanjutkan dengan ecpi Krakatau Lampung berupa bazaar kuliner dan souvenir serta pertunjukan kesenian khas Lampung. 

Selain itu acara Trip Krakatau untuk memperingati peristiwa meletusnya Gunung Krakatau pada 26 Agustus 1883 yang sempat mengguncang dunia. Trip ini akan membawa para peserta dalam kegiatan tour dimulai dari Kalianda ke Pulau Sebesi (pulau layak huni terdekat di dekat Krakatau) sebelum akhirnya mencapai Kepulauan Vulkanik Krakatau untuk menjejakkan kaki di Gunung Anak Krakatau yang 'lahir' setelah letusan monumental Gunung Krakatau. 

Acara LKF 2019 diakhiri dengan kemeriahan Karnaval Budaya yang menampilkan pertunjukan seni dan budaya, pameran fotografl, serta pertunjukan permainan anak-anak tradisional. Selain itu acara Karnaval Tapis Lampung yang menampilkan daya tarik kain tradisional Tapis dari berbagai daerah Lampung . 

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Bidang Manajemen Calendar Of Event (CoE) Esthy Reko Astuty mengatakan, Gunung Krakatau sangat tepat untuk dijadikan sebagai ikon pariwisata Lampung dan menjadi branding yang mendunia sehingga mudah untuk dipromosikan di dalam negeri maupun mancanegara. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI