GP Ansor Minta Pemerintah Buka Informasi Data Penyebaran Corona

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah meminta pemerintah membuka informasi tentang data penyebaran wabah virus corona jenis baru (Covid-19) untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat.

“Kami mengusulkan ke pemerintah dari gubernur hingga bupati/wali kota agar data ODP, PDP, hingga positif COVID-19 dibuka dengan tujuan agar masyarakat tahu titik-titik rawan dan berbahaya supaya bisa saling menjaga dan mengawasi,” kata Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly.

Menurut dia, hal tersebut perlu dilakukan pemerintah karena jumlah pasien positif corona di Jateng mengalami peningkatan dua kali lipat yakni dari 19 orang menjadi 38 orang, empat orang di antaranya telah meninggal dunia.

Selain itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jateng berjumlah 2.858 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 257 orang.

Sholahuddin menyebutkan di kalangan masyarakat saat ini terjadi gejolak, di antaranya kekhawatiran, saling curiga, dan bahkan banyak pula yang terlalu menyepelekan penyebaran corona

“Situasinya sudah mengkhawatirkan, kemarin peningkatannya sudah 100 persen, maka perlu ditingkatkan kepedulian warga, kalau tidak dibuka datanya, masyarakat gak tahu dan ini akan menimbulkan masalah sosial,” ujarnya.

Ia berpendapat, penanganan penyebaran corona di Indonesia harus ditangani secara bersama-sama oleh semua pihak, bukan hanya pemerintah. (*)

BERITA REKOMENDASI