Grebeg Pasar Kota Padang, Pedagang Siap Go Online

PADANG.KRJOGJA.com -Grebeg Pasar UMKM Go Online Kota Padang, Sumatera Barat mendapat sambutan baik dari para pedagang. Situasi ini membuat para relawan yang tergabung dalam Pandu Digital Kota Padang optimis dan bersemangat memboardingkan pedagang sebanyak-banyaknya ke marketplace.

Rangkaian Grebeg Pasar UMKM Go Online dilaksanakan pada 24 Juli hingga 6 Agustus 2019, dengan menyasar minimalnya enam (6) pasar di Kota Padang. Tujuannya mengajak para pedagang pasar untuk segera berjualan online dalam rangka memperluas pasar dan meningkatkan penghasilan.

Sebanyak 24 relawan yang tergabung dalam Pandu Digital Kota Padang mendatangi satu per satu kios pedagang untuk membantu mereka memiliki toko online. Selanjutnya para pedagang UMKM ini akan bersaing lebih luas di pasar digital.

Salah seorang relawan pandu digital, Hendra (22) menuturkan bahwa para pedagang sebetulnya sangat antusias saat diberikan sosialisasi dan pendampingan untuk memulai bisnis online di marketplace. Bahkan banyak para pembeli yang mendatangi booth hanya untuk diboardingkan. 

"Kendala yang paling sering didapati adalah kurang stabilnya sinyal data ketika berada di dalam gedung pasar. Kendala ini bisa disikapi dengan mengajak para pedagang data ke booth Kominfo," ujar Hendra, Sabtu (27/07/2019).

Mendapat kabar bagus dari para relawan, Puti Adella Elvina selaku Kepala Seksi Pengembangan dan Fasilitasi Platform Perdagangan, Kementerian Kominfo sangat bahagia. Ia yakin program Grebeg Pasar mampu meletakkan pondasi bagi para pedagang UMKM untuk memasuki era digital. 

"Dengan pondasi yang merata di pasar-pasar tradisional, maka marketplace akan diramaikan oleh pedagang-pedagang UMKM nusantara," kata Puti Adella.

Dijelaskan Puti Adella, Grebeg Pasar UMKM Go Online dirancang sebagai pondasi awal agar para UMKM dapat bermain di kancah digital. "Program ini akan diselenggarakan di berbagai kota. Semakin banyak dan merata (pedagang pasar) yang memiliki toko online maka marketplace akan lebih ramai oleh pedagang UMKM,” tuturnya.

Pada hari ke dua penyelenggaraan, para relawan mampu memboardingkan 249 UMKM di Pasar Belimbing Kota Padang. Jika di rata-rata perhari UMKM yang dibordingkan mencapai 180 pedagang, maka pada dua belas hari pelaksanaan bakal lebih dari 2.000 UMKM di Kota Padang yang melapak di berbagai marketplace di Indonesia.

Puti Adella berharap agar para pedagang yang telah memiliki toko online segera menjadi active seller supaya mereka mampu meraup untung yang lebih besar. Jika banyak diantara pedagang yang menjadi active seller maka pihak marketplace juga akan memberikan pendampingan dan edukasi yang lebih mendalam kepada para pedagang.

“Saat ini kami fokus untuk memboardingkan para pedagang ke marketplace. Tapi saya berharap setelah ini mereka langsung gencar berjualan sehingga nantinya menjadi active seller,” ujar Puti Adella.

Grebeg Pasar di Kota Padang masih menyisakan jadwal di Pasar Lubuk Buaya, Pasar Batu Sangkar dan Pasar Bandar Buat. Jika memungkinkan maka para relawan juga hadir di Pasar Aur Bukit Tinggi dan Pasar Payah Kumbuh. 

Setelahnya pada penutupan nanti para relawan akan kembali menyisir Pasar Raya Padang. Para relawan berharap kembalinya pandu digital ke Pasar Raya Padang setelah pembukaan di hari pertama, Rabu (24/07/2019) mampu memaksimalkan sosialisasi dan pendampingan. (Imd)
 

BERITA REKOMENDASI