Gubernur Akpol Dimutasi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Inspektur Jenderal Anas Yusuf dimutasi dari jabatannya sebagai Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol). Keputusan ini diambil pascainsiden tewasnya taruna Akademi Kepolisian Semarang bernama Brigadir Dua Taruna (Brigadtar) Mohamad Ada yang diduga dianiaya seniornya, dua pekan silam.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1408/VI/2017, Anas dimutasi menjadi Analisis Kebijakan Utama Bidang Pembinaan dan Pelatihan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri. Jabatan yang ditinggalkan Anas akan diisi oleh Irjen Rycko Amelza Dahniel yang kini tengah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara.

Selain Anas, sejumlah perwira tinggi Polri turut dimutasi. Di antaranya adalah Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri Irjen Paulus Waterpau yang dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Utara.

Jabatan Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri akan diserahkan kepada sosok yang kini tengah menjabat Kepala Biro Perencanaan Administarasi Badan Intelijen Keamanan Polri Beigjen Lucky Hermawan.

Mutasi juga terjadi di kursi Kapolda Maluku Utara, Brigjen Tugas Dwi Apriyanto diangkat dalam jabatan baru sebagai Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri. Jabatan yang ditinggalkan Tugas akan diisi oleh Brigjen Achmat Juri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, Sabtu (-3/06/2017) membenarkan adanya mutasi sejumlah perwira tinggi dan menengah polri ini. "Ya, benar," katanya singkat. (*)

BERITA REKOMENDASI