Gunung Agung ‘Batuk’ Lagi, Tiga Bandara Ditutup

JAKARTA, KRJOGJA.com – Akibat  aktivitas Gunung Agung di Bali memaksa satu bandara  dan dua lapangan terbang yaitu Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, dan lapangan terbang di Banyuwangi dan Jember terpaksa ditutup.  

Gunung Agung yang berada di Karangasem, Bali, kembali mengeluarkan abu vulkanik mengeluarkan asap sejak Kamis (28/6/2018) pukul 10.30 WITA hingga Jumat dini hari. Hingga pukul 05.00 WITA, BMKG melalui satelit Himawari, mencatat pergerakan debu vulkanik Gunung Agung mengarah ke barat daya dan barat. 

BACA JUGA :

Gunung Agung Erupsi, 4 Pesawat dari Solo Batal Terbang

Penerbangan ke Bali Dibatalkan Karena Erupsi Gunung Agung

"Kami sudah terbitkan Notam no A2551/18 NOTAMN terkait hal tersebut. Untuk itu kami minta semua stakeholder penerbangan setempat, baik itu Otoritas Bandara, pengelola bandara, maskapai, groundhandling, AirNav dan lainnya untuk waspada. Tidak hanya yang di Bali, tapi juga wilayah di sekitarnya seperti Banyuwangi dan Jember serta di bandara-bandara lain yang terhubung. Nanti siang akan dilakukan evaluasi kembali pada pukul 12.00 WITA," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso kepada wartawan.

Informasi data melalui radar Himawari, Webcam, CVGHM dan PIREP, abu vulkanik bergerak ke arah barat dan barat daya dengan kecepatan angin mencapai 15 knot dan ketinggian dari 8000 ft s/d FL230. Hal tersebut mengakibatkan Bandara Ngurah Rai, Blimbingsari Banyuwangi dan Notohadinegoro Jember berada di dalam area debu vulkanik. Air traffic service (ATS) route terdampak adalah W13, W33, W45, W46, R592, G578,G326, B349.

Agus meminta para stakeholder untuk mematuhi prosedur standar operasi masing-masing terkait erupsi Gunung Agung. Sedangkan operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditutup sementara dari Jumat pukul 03.00 hingga pukul 19.00 WITA. 

Menurut General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi, berdasarkan Daily Schedule (jadwal harian) terdapat 446 Flight yang tidak beroperasi hari ini dan total prediksi penumpang yang terdampak 74.928. 

Dia menambahkan penerbangan domestik yang tidak beroperasi untuk domestik 239 penerbangan dan internasional 207 penerbangan. "Penerbangan Domestik kedatangan 118 dan keberangakatan 121 penerbangan.  Untuk internasional kedatangan 103 penerbangan dan 104 keberangkatan," paparnya. (Fon)

 

BERITA REKOMENDASI